BAHASA ARAB

Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa keseharian proses studi. Penggunaan Bahasa Arab diterapkan dalam komunikasi verbal dan tulisan. Komunikasi verbal yang dimaksud merupakan penerapan Bahasa Arab ketika dosen memberikan pengantar kuliah dan ketika mahasantri melakukan presentasi dan diskusi di kelas. Sedangkan penggunaan dalam buku acuan kuliah berbahasa Arab dan tugas-tugas kuliah. Selain itu, Bahasa Arab juga digunakan sebagai bahasa komunikasi antar mahasantri atau antara mahasantri dan dosen di luar kelas.

Melihat urgensitas penguasaan Bahasa Arab dalam proses studi di Ma’had Aly Hasyim Asy’ari, peserta didik baru diharuskan menempuh tes kebahasaan terlebih dahulu sebelum dinyatakan diterima sebagai mahasantri. Setelah lolos tes, mahasantri diberi pelatihan kebahasaan (matrikulasi) sebelum benar-benar mengikuti proses kuliah di kelas. Kemudian selama proses kuliah, mahasantri tetap mendapat materi pendalaman Bahasa Arab yang dimuat dalam beberapa mata kuliah wajib, yaitu mata kuliah qiro’ah, muhadatsah, dan ta’bir.

Banyaknya perhatian Ma’had Aly dalam penguasaan Bahasa Arab ditujukan untuk mematangkan kemampuan mahasantri dalam menguasai materi yang dipelajarinya. Mahasantri diharapkan dapat terbiasa bersinggungan dengan bahasa induk keilmuan yang dipelajari, yaitu keilmuan Islam secara umum dan ilmu hadis secara khusus. Karena tanpa penguasaan Bahasa Arab yang baik, seorang pelajar keilmuan Islam tidak akan memahami materi secara maksimal. Di antara tiga belas Ma’had Aly yang berada di Indonesia, hanya Ma’had Aly Hasyim Asy’ari yang menggunakan sistem Bahasa Arab seperti itu.