PR Umat Islam, Melestarikan Ajarannya

Pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang, KH Abdul Hakim Mahfudz memberikan sambutan dalam acara penutupan Ma'had Aly Arabic Festival (MAHREST) 2020, Minggu, (15/11/2020). Beliau menyampaikan pentingnya melestarikan hal yang telah diwariskan, termasuk di dalamnya adalah Bahasa Arab yang pokok dalam agama Islam.

"Yang paling utama dalam kehidupan ini adalah kita melanjutkan apa yang diwariskan kepada kita. Dan warisan yang paling berharga bagi kita adalah apa yang diwariskan kepada kita," tutur Pengasuh Tebuireng ke-8 ini. MAHREST ini merupakan bentuk pelestarian ajaran Islam, seluruh perlombaan yang diadakan diselenggarakan dengan menggunakan Bahasa Arab. Sedangkan Bahasa Arab adalah suatu hal yang sangat pokok dalam agama Islam. Oleh karena itu banyak sekali pihak yang mengapresiasi acara ini.

Baha’udin Nur Salim, narasumber utama, mengatakan, "Nasib orang yang meninggal tergantung orang yang masih hidup." Oleh karena itu nasib baik maupun buruk orang yang sudah meninggal tergantung dengan generasi pewaris sesudahnya. Sehingga penting sekali bagi kita untuk melestarikan apa yang diberikan orang-orang sebelum kita. Apalagi sesuatu yang diwariskan oleh baginda Rasulullah Muhammad SAW. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi umat Islam di seluruh dunia, agar ajaran Islam ini tetap selalu eksis dan terjaga keorisinalannya. Semoga kita semua dapat mewarisi ajaran Islam.

Kegiatan Ma'had aly Arabic Festival (MAHREST) yang diselenggarakan oleh salah satu lembaga pendidikan perguruan tinggi di Pesantren Tebuireng. Acara penutupan ini dipandu oleh dua orang master of ceremony (MC), yakni Ahmad Tantowi, mahasantri Ma'had Aly Hasyim Asy'ari dan Kartika, dari BBSTV. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh saudara Fatikhudin dengan merdu dan fasih. Terahkhir ditutup dengan doa oleh KH. Muthoharun Afif. (Al Fahrizal)

Comments are closed.