Sharing Online Kontribusi Wanita Pesantren untuk Negeri

Mahasantri Putri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari (MAHA) yang mewarnai Hari Santri dengan mengadakan Sharing Online yang diwadahi oleh Menteri Pemberdayaan Wanita (Menpawa) Ma’had Aly Hasyim Asy’ari pada Jum’at, (23/10/2020). Acara digelar secara virtual melalui aplikasi Zoom yang kemudian disambungkan juga ke akun Youtube Ma’had Aly Hasyim Asyari dan dimulai dari pukul 19.30 hingga puku 21.25.

Sharing Online ini merupakan kolaborasi antara Menteri Pemberdayaan Wanita Ma’had Aly Hasyim Asyari dengan mahasantri Ma’had Aly Kebon Jambu. Pemateri pertama adalah Hilyatul Auliya, mahasantri Ma'had Aly Kebon Jambu,  sekaligus kontributor Mubadalah.id. Sedangkan pemateri kedua adalah Fitrianti Mariam Hakim, Redaktur Tebuireng.online dan majalah Tebuireng sekaligus alumni Ma’had aly Hasyim Asy’ari. Dan moderatornya Devi Yuliana Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari semester 3. Tema dalam Sharing Online pada Malam hari ini adalah “Kontribusi Perempuan Pesantren Untuk Negeri”

Zaman sekarang sudah banyak tokoh perempuan alumni pesantren yang terjun dalam berbagai bidang mulai dari pendidikan, sosial, politik, dan lain-lain. Semua ini perlu dipersiapkan oleh santriwati sejak belajar di pesantren. “Santriwati di pesantren harus belajar dengan sebaik-baiknya dan mengembangkan bakat dengan  modal intelektual, spiritual, pendidikan emosional, dan sosial. Hal ini akan menjadi bekal untuk berkiprah kelak,” ungkap Hilya.

Di wilayah Jawa Timur, pendirian pesantren untuk putri dipelopori oleh K.H Bisri Sansuri pada tahun 1927 yaitu Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar-Jombang. Fitrianti berpesan, “Para santriwati yang masih menempuh pendidikan di pesantren, mereka bisa berkontribusi untuk bangsa kita dengan belajar yang sungguh-sungguh, mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan skill.”

Dalam Sharing Online ini pembahasan utamanya seputar kontribusi perempuan pesantren untuk negeri, dimulai dengan membahas sejarah pondok pesantren pemberdayaan wanita, tokoh wanita yang mempunyai kontribusi tinggi kepada negeri, dan hal yang dapat dilakukan seorang santriwati di masa pandemi seperti saat ini. (Indah Naila/Anisa)

Comments are closed.