Tantangan Dakwah Pesantren di Era Milenial

Senin (10/02/2020) Ma'had Aly Hasyim Asy’ari mengadakan acara diskusi ilmiah dengan tema “Tantangan Dakwah Pesantren di Era Milenial” bertempat di aula Ma'had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng dengan narasumber Dr. KH. Farid Zaini, Lc, MA.

“Pondok pesantren diharapkan tetap menjadi lembaga yang konsisten dalam pembelajaran dan pendalaman tafaqquh fiddin (Ilmu agama). Seiring dengan perkembangan zaman pondok pesantren harus bisa beradaptasi dengan zaman dalam hal teknologi informatika dan lain-lain. Agar pesantren tidak ketinggalan zaman dan tetap menjadi lembaga favorit di pandangan masyarakat,” jelas Dosen Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng.

Beliau melanjutkan, “Pesantren merupakan sentra pengembangan Islam, di sana seluruh kajian Islam harus berkembang, seluruh ajaran-ajaran Islam harus ada dengan tafaqquh fiddin. Zaman sekarang fikih sudah kontemporer. Pesantren harus mempunyai skill agar mampu meng-update perfoma yang menarik.”

Di Jombang kebanyakan madrasah favorit dalam naungan pesantren. Kini sudah ada pesantren yang hadir dengan model baru sesuai perkembangan zaman. Pesantren sudah mampu memanfaatkan teknologi untuk metode pembayaran sekolah maupun pondok.

“Dalam pesantren ilmu agama tetap menjadi tujuan utama. Santri harus tafaqquh fiddin. Pada zaman sekarang teknologi sudah menjadi rujukan masyarakat umum untuk mengambil hukum-hukum agama. Santri harus bisa memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan agama Islam. Santri harus meng-upload ilmu-ilmu agama dalam teknologi, berdasarkan ilmu agama yang ia pelajari di pesantren agar manusia tidak tersesat. Santri juga harus bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi masyarakat di era milenial,” pungkas Pengasuh Pesantren Al Munawwaroh. (Almara)

Comments are closed.