Tugas Akhir Dan Jurnal Elektronik

Tugas Akhir Dan Jurnal Elektronik

Tugas Akhir (Skripsi)

Tugas akhir merupakan penelitian yang telah dilakukan oleh mahasantri Ma’had Aly setelah melalui proses kuliah selama 4 tahun. Penelitian ini ditulis dalam bahasa arab dan melalui beberapa tahapan sebelum akhirnya diterima dan dinyatakan berhasil melakukannya. Tahapan pertama ialah pemberian materi pola penulisan proposal skripsi yang termuat dalam mata kuliah seminar proposal. Dalam tahap ini, mahasantri diharapkan mampu memahami tujuan adanya tugas akhir (skripsi) dan pola penulisannya. Mata kuliah ini ditempuh di semester 5 dan 6. Di akhir semester, mahasantri ditugaskan untuk menyusun proposal skripsi sebagai syarat untuk memenuhi ujian akhir semester.

Tahapan kedua ialah pengajuan judul skripsi. Dalam tahap ini, LP2M menjadi fasilitator mahasantri dalam memilah dan memilih judul yang akan diteliti. Pertama, mahasantri menyetorkan judul kepada pihak LP2M. Kemudian, judul yang sudah terkumpul diseleksi dan disaring oleh LP2M. Kualifikasi penyaringan didasarkan pada tingkat kebaruan penelitian dan kesamaan dengan penelitian yang sudah ada. Judul yang mengindikasikan adanya kesamaan dengan penelitian yang sudah ada dan tidak menunjukkan adanya kebaruan, maka LP2M merekomendasikan kepada mahasantri untuk mengganti judulnya atau objek kajiannya. Setelah semua judul lulus seleksi, LP2M mengelompokkan kategori judul penelitian yang disesuaikan dengan dosen pembimbing skripsi. Selanjutnya, mahasantri akan menempuh proses bimbingan skripsi dengan masing-masing pembimbing yang telah dibagi.

Pada tahap ketiga, mahasantri akan dihadapkan pada seminar proposal. Seminar proposal terbagi menjadi beberapa majelis. Di setiap majelis terdiri dari beberapa mahasantri dan dewan majelis, meliputi dosen pembimbing sekaligus ketua majelis, penguji, dan sekretaris majelis. Dalam seminar proposal, mahasantri akan menyampaikan rencana penelitiannya yang termuat dalam draft proposal. Tahap ini juga menjadi proses uji kelayakan judul dan kedalaman rencana penelitian yang akan dilakukan oleh mahasantri. Ketika judul dirasa tidak layak dan rencana penelitian tidak begitu mendalam, ada kemungkinan judul akan dirombak oleh dewan majelis dan diarahkan ke penelitian yang lebih berkualitas.

Tahapan keempat ialah ujian munaqosyah skripsi. Komposisi dewan majelis sedikit berbeda dengan seminar proposal. Dewan majelis terdiri dari 4 orang meliputi, ketua majelis, dosen pembimbing, penguji, dan sekretaris majelis. Dalam munaqosyah skripsi, mahasantri menyampaikan hasil penelitian yang telah dilakukannya secara detail kepada dewan majelis penguji. Kemudian dewan majelis memberikan beberapa pertanyaan sebagai bentuk uji hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasantri. Dewan majelis juga akan memberi kritik dan saran agar penelitian bisa lebih berkualitas.  

Skripsi yang sudah dinyatakan lulus dan mendapat persetujuan dari dewan majelis penguji akan dijadikan artikel jurnal. Proses perubahan skripsi menjadi artikel akan didampingi oleh LP2M yang dikemas dalam kegiatan Coaching Article. Kegiatan ini bertujuan untuk menyeragamkan model dan gaya tulisan. Selanjutnya, artikel yang sudah jadi akan disubmit di beberapa jurnal elektronik, baik jurnal internal maupun eksternal.

Jurnal Elektronik

Pada tahun 2019, Ma’had Aly Hasyim Asy’ari mulai merintis jurnal ilmiah. Jurnal ini berangkat dari amanat workshop kurikulum Ma’had Aly yang diselenggarakan pada tahun yang sama. Salahsatu harapannya, jurnal ini menjadi penghubung antara perkembangan kajian hadis di luar dan di dalam Ma’had Aly. Kemudian ternyata, ini adalah jurnal pertama yang diterbitkan oleh Ma’had Aly di Indonesia.  Ma’had Aly Hasyim Asy’ari tidak berbangga diri dengan langkah pertama ini. Masih ada jalan panjang menuju jurnal terakreditasi.

Jurnal ini bernama Nabawi: Journal of Hadith Studies. Ia berfokus pada penelitian hadis, seperti: living hadith, takhrij hadits, fiqh al-hadits, studi tokoh, dan sejarah perkembangan hadits. Penelitian yang disubmit ke web jurnal dan sesuai dengan tema ini, akan direview oleh dosen-dosen pilihan dari dalam dan luar ma’had aly Hasyim Asy’ari. Selah melalui evaluasi dan koreksi, penelitian itu diterbitkan di web jurnal Nabawi dan di-indeks-kan ke google scholar.

Setiap tahun, Nabawi: Journal of Hadith Studies terbit dua kali dengan interval enam bulan. Kuota artikel yang diterbitkan dalam jurnal, dibatasi enam judul saja. Setengah dari kuata tersebut berisi artikel dari skripsi dan makalah terbaik Ma’had Aly tahun itu. Tidak semua remake skripsi terbaik diterbitkan dalam jurnal Nabawi. Sebagian skripsi itu diarahkan untuk bisa terbit di jurnal kajian hadis lain. Hal ini didorong oleh upaya LP2M untuk memperkenalkan karya ilmiah mahasantri ke luar lingkungan ma’had aly, sehingga mahasantri tidak hanya jago di kandang sendiri. Apalagi setiap jurnal memiliki ke-khas-an masing-masing yang tidak dimiliki jurnal yang lain. Usaha ini diharapkan mampu memperkaya perkembangan kajian hadis di Indonesia karena heterogenitas merupakan salahsatu vaktor pemicu perkembangan, jika mampu dikelola dengan baik.